Pada Tahun 2015 lalu STIKes Fort De Kock Bukittinggi meraih lisensi LSP-P1 (Lembaga Sertifikasi Profesi-Pihak Pertama). Kini STIKes Fort De Kock kembali meraih lisensi yang sama. Jika awalnya ruang lingkup hanya kebidanan, maka sekarang ruang lingkupnya bertambah, yakni: Keperawatan Akademik, Keperawatan Profesi, serta Fisiotarapi.
"Ini
bukan lisensi yang pertama, tapi ini lisensi pertumbuhan LSP Fort De
Kock. Dibanding yang lain, FDK (Fort De Kock) paling maju dan sistem
manajemennya juga sangat baik. Saya harapkan LSP FDK terus berkembang
dan memberikan dampak positif ke yang lain", ujar Ketua Badan Nasional
Sertifikasi Profesi (BNSP) yang di wakili bidang lisensi, Sugiyanto
disela-sela acara peyerahan lisensi sertifikat LSP-P1 di Kampus STIKes
Fort De Kock Bukittinggi, Sabtu 6 Mei 2017.
Menurut
Sugiyanto dengan diterimanya lisensi sertifikat tersebut, maka LSP FDK
memiliki wewenang melakukan sertifikasi kompetensi atas nama BNSP 100
Persen.
"Sertifikat lisensi ini memiliki
kualifikasi internasional atau standar mutu internasional, dan merupakan
pintu masuk ke pasar global tenaga kerja." jelas Sugiyanto.
Sementara
itu sekretaris Kopertis Wilayah X, Hanafi, menyebutkan bahwa STIKes
Fort De Kock Bukittinggi merupakan perintis agar lulusannya mudah
mendapat pekerjaan.